-60%

Membebaskan Allah Dari Islam

RM25.00 RM10.00

Category: Availability: In stock
Share this

Description

“Menjadi religius sekarang ini berarti menjadi interreligius”. Kesimpulan ini diamini oleh Mohd Syazreen Abdullah, bahwa sesungguhnya perkembangan Islam di masa yang akan datang akan merupakan hasil langsung dari dialog yang serius dengan agama-agama lain. Kesimpulan yang akan menentang iman kita, kalau kita belum mengembangkan ruang inklusif untuk adanya agama lain dalam keberagamaan kita”

Budhy Munawar-Rachman, Penulis buku Reorientasi Pembaruan Islam. Pendiri Nurcholish Madjid Society (NCMS), Pengajar Filsafat Islam, Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, Jakarta.

 

“Penulis cuba mengupas beberapa persoalan besar yang menyentuh erti keimanan, hubungan antara agama dan sikap keberagamaan di tengah-tengah kemajmukan. Pemikiran yang ditawarkan oleh penulis wajar diberikan perhatian tanpa melihatnya sebagai definitif”

Mohamed Imran Mohamed Taib antara pendiri The Reading Group, Singapore dan pernah memimpin jurnal sosioagama, Tafkir. Aktif di bidang silang agama, beliau mengkaji dan menulis tentang isu-isu pemikiran agama dan budaya, khususnya di dunia Melayu.

 

“Syazreen menawarkan Islam yang tenang, aman dan menggerakkan. Gerakan sangat penting di dalam Islam kerana ia merupakan hasil dari pemerahan akal. Ia merupakan tuntutan monoteisme”

Dr. Mohd Faizal Musa, Research Fellow at Institute of the Malay World and Civilization (ATMA), National University of Malaysia (UKM /Human Rights Defender registered with Front Line Defenders (FLD), a special Consultative Status with Economic and Social Council of the United Nations

Be the first to review “Membebaskan Allah Dari Islam”

Reviews

There are no reviews yet.